HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam merupakan jurnal akademik yang menyediakan ruang bagi pengembangan Studi Islam melalui penelitian yang kuat, dialog keilmuan, dan integrasi antardisiplin. Jurnal memandang Studi Islam sebagai poros utama yang dapat berinteraksi secara produktif dengan pendidikan, sains, teknologi, ekonomi, sosial-humaniora, kesehatan, lingkungan, dan disiplin lain yang relevan.

HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam merupakan jurnal ilmiah yang menerapkan proses telaah sejawat (peer review) dan diterbitkan oleh Yayasan Yetti Afrida Center Bengkulu. Proses editorial memperhatikan kualitas akademik, orisinalitas, kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup, ketepatan metodologi, kejelasan pembahasan, etika penelitian, dan kontribusi ilmiah.

Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Agustus dan Februari. Jadwal penerbitan tersebut ditetapkan untuk menjaga konsistensi pengelolaan jurnal serta memberikan waktu yang memadai bagi proses seleksi, penelaahan, revisi, penyuntingan, dan persiapan publikasi.

Fokus dominan HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam adalah Studi Islam, mencakup kajian sumber-sumber Islam, pemikiran dan filsafat Islam, hukum Islam, sejarah dan peradaban Islam, pendidikan Islam, ekonomi dan keuangan syariah, dakwah dan komunikasi Islam, masyarakat dan budaya Muslim, serta perkembangan Islam kontemporer.

Sebagai jurnal multidisipliner, HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam secara khusus mendorong integrasi pendidikan dengan Studi Islam dan integrasi sains dengan Studi Islam. Kajian dapat menghubungkan Islam dengan pedagogi, kurikulum, teknologi pendidikan, ilmu alam, teknologi digital, kecerdasan artifisial, kesehatan, lingkungan, keberlanjutan, ekonomi, sosial-humaniora, dan bidang lainnya sepanjang kontribusinya terhadap Studi Islam dinyatakan secara jelas.

Melalui pengelolaan profesional, proses telaah sejawat yang terarah, dan penerbitan yang konsisten, HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam diharapkan menjadi ruang akademik bagi penguatan Studi Islam yang terbuka terhadap pendekatan multidisipliner dan integratif, sekaligus memperluas jejaring, pertukaran gagasan, dan kontribusi penelitian bagi masyarakat.